Dainty Maternity dan Ida Ayu Kadek; Jurnal Hubungan Konsumsi Tablet Besi (Fe) Dengan Kejadian Anemia Di Bidan Praktek Swasta (Bps) Nengah Astiti Sidorejo Lampung

Ibu hamil memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami anemia defisiensi zat besi. Sangat erat kaitannya konsumsi tablet fe dengan kadar hemoglobin pada ibu hamil,kadar hemoglobin < 11 gr% menyebabkan anemia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan Konsumsi Tablet Fe Dengan Kejadian Anemia Di Bps Nengah Astiti Sidorejo Lampung Timur 2013.

Hal tersebut mendasari Dainty Maternity dan Ida Ayu Kadek melakukan sbuah penelitian yang tercantum dalam  Jurnal yang berjudul “Hubungan Konsumsi Tablet Besi (Fe) Dengan Kejadian Anemia Di Bidan Praktek Swasta (Bps) Nengah Astiti Sidorejo Lampung”

Berikut Selengkapnya 7. Denty Materniti, Ida Ayu Kadek, Anemia, Fe

Dewi Yuliasari; Jurnal Hubungan Penggunaan KB Pil Kombinasi dengan Produksi ASI pada Ibu Menyusui di Puskesmas Bernung Kabupaten Pesawaran tahun 2014

AIR Susu Ibu (ASI) merupakan cairan putih yang dihasilkan oleh kelenjar payudara wanita melalui proses laktasi. ASI terdiri dari berbagai komponen gizi dan non gizi. Sekresi ASI diatur oleh hormon prolaktin dan oksitosin. Cakupan pemberian ASI eksklusif terendah berada di wilayah kerja Puskesmas Bernung yaitu 9,8%.

Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi ASI antara lain adalah makanan, ketenangan jiwa dan fikiran, penggunaan alat kontrasepsi, perawatan payudara, anatomis payudara, factor fisiologi, pola istirahat, factor isapan anak atau frekuensi penyusuan, berat badan bayi, umur kehamilan saat melahirkan, konsumsi rokok dan alcohol. Penggunaan pil kontrasepsi kombinasi estrogen dan progestin berkaitan dengan penurunan volume dan durasi.

Hasil presurvey yang peneliti lakukan pada tanggal bulan Mei 2014 dengan teknik wawancara bebas kepada 10 ibu Menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Kedondong didapat 6 orang (60%) mengatakan pengeluaran ASI lancar dan 4 orang (40%) mengatakan pengeluaran Asi tidak lancar, 5 orang (50%) menggunakan alat kontrasepsi jenis pil Kombinasi dan 5 orang (50%) tidak menggunakan alat kontrasepsi.

Berdasarkan hasil prasurvey itu yang membuat Dewi Yuliasari tertarik melakukan sebuah penelitian yang tertuang dalam jurnal yang berjudul “Hubungan Penggunaan KB Pil Kombinasi dengan Produksi ASI pada Ibu Menyusui di Puskesmas Bernung Kabupaten Pesawaran tahun 2014“. Tujuan penelitian diketahui hubungan penggunaan KB Pil dengan produksi ASI pada ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Bernung Kabupaten Pesawaran Tahun 2014.

Baca selengkapnya:

Jurnal Penelitian Dewi Yuliasari

Kabar Gembira Beasiswa Bidikmisi Untuk Calon Mahasiswa Baru

KABAR gembira beasiswa bidikmisi untuk calon mahasiswa baru yang mendaftar di Universitas Malahayati. Program beasiswa bidikmisi dari pemerintah untuk jurusan S1 Akuntansi, S1 Teknik Lingkungan, S1 Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), S1 Keperawatan. Masing-masing jurusan kuotanya hanya tujuh calon mahasiswa.

Universitas Malahayati adalah Universitas Swasta yang ternama di Sumatra bagian selatan. Jangan sia-siakan kesempatan emas untuk menjadi mahasiswa di Universitas Malahayati. Jadi jangan bingung lagi mau kuliah dimana dan mau ambil jurusan apa. Udah terjawabkan?

Bagi calon mahasiswa yang berminat bisa segera mendaftar secara langsung datang dengan membawa persyaratan pendaftar mahasiswa baru ke Sekretariat PMB di Malahayati di Gedung Perpustakaan Pusat Lantai 8, Jalan Pramuka No. 27, Kemiling, Bandar Lampung, Telp (0721)273592, 271112; — Fax: (0721) 271119.

Contact person:

Muhammad SKom MM (0821 8688 9977, 081366427888), Email : muhammad.6889977@gmail.com[]

Nurul Isnaini; Karakteristik Penyebab Terjadinya Ketuban Pecah Dini Di RSUD Dr.H.Abdul Moeloek Provinsi Lampung

LIMA penyebab utama kematian ibu adalah perdarahan, infeksi, eklampsi, partus lama, dan komplikasi abortus. Infeksi sebagai salah satu penyebab kematian ibu dapat terjadi selama masa kehamilan, persalinan dan nifas. Sekitar 25% infeksi intrauterin disebabkan oleh ketuban pecah dini, makin lama jarak antara ketuban pecah dengan persalinan, makin tinggi pula risiko morbiditas dan mortalitas ibu dan janin. (Susilawati, 2009).

Insiden ketuban pecah dini berkisar 2,7% sampai 17,5%, bergantung pada lama periode laten yang digunakan untuk menegakkan diagnosis. Insiden ketuban pecah dini lebih tinggi pada wanita dengan servik inkompeten, polihidroamnion, malpresentasi janin atau kelainan letak, kehamilan kembar, atau infeksi vagina/serviks.

Trend kejadian ketuban pecah dini dalam 4 tahun terakhir terus mengalami peningkatan. Tahun 2011 kejadian ketuban pecah dini sebesar 6,13%, tahun 2012 kejadian ketuban pecah dini sebesar 8,23%, tahun 2013 kejadian ketuban pecah dini sebesar 9,31%, tahun 2014 sebanyak 9,8%.

Berdasarkan data tersebut, dan terus meningkatnya angka kejadian ketuban pecah dini di Provinsi Lampung. Nurul Isnaini, dosen Kebidanan Universitas Malahayati tertarik melakukan penelitian yang ia tuangkan kedalam jurnal dengan judul “Karakteristik Penyebab Terjadinya Ketuban Pecah Dini Di RSUD Dr.H.Abdul Moeloek Provinsi Lampung”.

Baca selengkapnya:

Jurnal Penelitian Nurul Isnaini

Devi Kurniasari; Jurnal Hubungan Usia, Paritas dan Diabetes Melitus pada Kehamilan dengan Kejadian Preeklamsia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Rumbia Kanupaten Lampung Tengah tahun 2014

UNITED Nations International Children’s Emergency Found (UNICEF) (2012) menyatakan bahwa setiap tahun hampir 10.000 wanita meninggal karena masalah kehamilan dan persalinan. Kehamilan sebagai keadaan yang fisiologis dapat diikuti proses patologis yang mengancam keadaan ibu dan janin (Mansjoer, 2001). Menurut WHO terdapat sekitar 585.000 ibu meninggal per tahun saat hamil atau bersalin dan 58,1% diantaranya dikarenakan oleh pre eklampsia dan eklampsia (Manuaba,2007).

Kematian ibu di Indonesia salah satunya disebabkan oleh hipertensi dalam kehamilan (preeklamsia) hingga eklamsi. Angka kejadian preeklamsi di dunia yaitu sekitar 3-10%, Indonesia 9,8-25%, Provinsi Lampung sebanyak 59 kasus dan di Kabupaten Lampung Tengah sebesar 12,5%. Faktor resiko terjadinya preeklamsia antara lain usia, paritas dan penyakit diabetes melitus pada ibu hamil. Berdasarkan hasil data prasurvey diketahui angka kejadian preeklamsia di wilayah kerja Puskesmas Rumbia pada tahun 2012 yaitu 53 kasus dari 815 ibu hamil dan tahun 2013 yaitu 62 kasus dari 743 ibu hamil.

Hal itu yang membuat Devi Kurniasari SST Mkes, dosen Kebidanan Universitas Malahayati melakukan penelitian “Hubungan Usia, Paritas dan Diabetes Melitus pada Kehamilan dengan Kejadian Preeklamsia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Rumbia Kanupaten Lampung Tengah tahun 2014“. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia, paritas, dan diabetes mellitus pada ibu hamil dengan kejadian preeklamsia pada kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Rumbia tahun 2014.

Baca selengkapnya:

Jurnal Penelitian Devi Kurniasari

Besok Batas Akhir Input KRS Online Mahasiswi D-III Kebidanan Ya

INGAT, Besok adalah batas waktu pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) online untuk Mahasiswi D-III Kebidanan Malahayati. Portal KRS Online akan ditutup tanggal 04 Agustus 2016 pukul 15.00 WIB. Seluruh mahasiswi Kebidanan diimbau untuk segera mengisi KRS online atau akan dinonaktifkan dari aktifitas perkuliahan. klik info jadwal pengisian KRS

Tempat Pengimputan KRS untuk seluruh Fakultas/Program Studi dilakukan di Ruang CBT Lantai 4. Pengisian KRS dan Validasi ini wajib dilakukan untuk menentukan status mahasiswa pada aktivitas perkuliahan semester berjalan. Kepala Bagian Administrasi Akademik (BAA), Tarmizi,SE juga mengatakan apabila mahasiswa itu belum melakukan pengisian KRS sampai tenggat waktu yang ditentukan maka mahasiswa harus mengurus surat cuti dan harus menunda perkuliahan semester ganjil.[]