UJI KOMPETENSI PROFESI BIDAN 100% KOMPETEN

Uji Kompetensi Profesi Bidan Universitas Malahayati yang dilaksanakan pada tanggal 14-16 Agustus yang diikuti oleh 64 mahasiswa dinyatakan lulus 100% kompeten.

Berkarya melalui Buku

Ditengah kesibukan sebagai dosen dan Kepala Program Studi DIV Kebidanan , Ibu Dainty Maternity masih tetap produktif melalui karyanya yang dituangkan melalui buku dan telah menerbitan sebanyak 6 buku. Untuk lebih lanjut bisa di baca di link berikut https://lampungpro.co/post/36062/sibuk-mengajar-dan-kepala-prodi-dosen-universitas-malahayati-ini-mampu-terbitkan-delapan-buku.

 

Pelantikan Pengurus IBI Ranting Pendidikan

Ikatan Bidan Indonesia (IBI) merupakan organisasi profesi bidan di Indonesia. IBI merupakan wadah para bidan dalam mencapai tujuan melalui kebijakan peningkatan profesionalisme anggota guna menjamin masyarakat mendapatkan pelayanan berkualitas. Pada tanggal 17 September 2021 telah dilaksanakan musyawarah IBI ranting pendidikan dan dilantiknya ibu Dainty Maternity, S.ST., M.Keb sebagai ketua IBI ranting pendidik, yang

 

Asuhan CoC yang dilakukan oleh mahasiswa Profesi Bidan

Continuity Of Care (COC) merupakan asuhan secara berkesinambungan sebagai upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). CoC merupakan hal yang mendasar dalam model praktik kebidanan untuk memberikan asuhan yang holistik, membangun kemitraan yang berkelanjutan untuk memberikan dukungan, dan membina hubungan saling percaya antara bidan dengan klien. Asuhan yang berpusat pada wanita merupakan landasan filosofis dari Pendidikan kebidanan. Hal ini dimulai dari kontak awal pada masa kehamilan hingga masa setelah persalinan dan mendapatkan pelayanan KB. Model pembelajaran klinik terintegrasi CoC telah diterapkan di profesi bidan Universitas Malahayati yang bertujuan meningkatkan pengalaman klinik mahasiswa, sehingga diharapkan mahasiswa lebih kompeten dalam memberikan pelayanan kebidanan.

OSCE Program Studi Pendidikan Profesi Bidan

Keterampilan mahasiswa dalam memberikan asuhan kebidanan pada pasien secara komprehensif dapat diukur melalui evaluasi hasil belajar yang dapat dilakukan dengan metode Objective Structured Clinical Examination (OSCE). OSCE adalah salah satu metode penilaian kompetensi dan keterampilan klinis yang terstruktur dan objektif. Keuntungan metode OSCE adalah dapat digunakan untuk menguji berbagai kompetensi yang harus dikuasi peserta didik dalam waktu yang relatif singkat, di mana keberhasilan teruji dapat segera diketahui.

Dalam rangkat meningkatkan kompetensi lulusan maka Universitas Malahayati melakukan OSCE pada tanggal 25-26 Agustus 2021 yang diikuti oleh 64 mahasiswa yang terdiri dari 7 area kompetensi dan dilaksanakan dalam waktu 80 menit yang meliputi 7 area kompetensi bidan yaitu 1) komunikasi efektif, 2) Etika legal dan keselamatan pasien, 3) Manajemen kepemimpinan dan kewirausahaan, 4) Promosi kesehatan dan konseling, 5) Pengembangan diri dan profesionalisme, 6) Landasan ilmiah ilmu kebidanan, 7) Ketrampilan klinis dalam praktik kebidanan..

 

REVISI PEMBAYARAN BIAYA PENDIDIKAN

Sesuai dengan revisi pengumaman nomer 1459.12.414.06.21 mengenai pembayaran biaya pendidikan makan kami memberitahukan nomer rekening dan biaya praktik klinik kebidanan dasar dan praktik kegawadaruratan maternal neonatal pada mahasiswa semester IV di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin yang dilaksanakan pada 9-30 Agustus 2021  sebagai berikut:

 

Optimalisasi ASI pada ibu nifas

Air Susu Ibu (ASI) adalah susu yang diproduksi oleh ibu untuk dikonsumsi bayi dan merupakan sumber gizi utama bagi bayi tersebut pada masa pertumbuhannya. Di dalam ASI terkandung semua zat gizi yang dibutuhkan bayi. Dalam hal ini dosen prodi profesi Universitas Malahayati melakukan pengabdian masyarakat melalui program optimalisasi ASI dimana dalam kegiatan tersebut diajarkan teknik menyusui yg benar, pijat oksitosin dan pembuatan menu makanan dari olahan daun kelor untuk memperbanyak ASI yang dilaksanakan di RSIA Santa Ana Bandar Lampung.

Praktik kebidanan komunitas yang menghasilkan kesepahaman ibu PKK dan masyarakat

Dalam upaya memecahkan masalah kesehatan ibu dan anak balita di dalam keluarga dan masyarakat, mahasiswa profesi bidan Universitas Malahayati melakukan praktik kebidanan komunitas yang dilakukan pada 21 Juni-12 Juli 2021. Praktik kebidanan komunitas  dilakukan di 6 kelurahan dengan pendekatan interprofesional education (IPE). IPE  adalah suatu pelaksanaan pembelajaran yang diikuti oleh dua atau lebih profesi yang berbeda untuk meningkatkan kolaborasi dan kualitas pelayanan dan pelaksanaanya dapat dilakukan dalam semua pembelajaran, baik itu tahap sarjana maupun tahap pendidikan klinik untuk menciptakan tenaga kesehatan yang professional. Dalam praktik komunitas tersebut menghasilkan kesepahaman ibu-ibu PKK dengan masyarakat dalam pemberantasan stunting, pemeriksaan IVA untuk screening kanker servik serta edukasi pada remaja yang dilakukan dengan penyuluhan serta kunjungan rumah dengan mematuhi protokol kesehatan yang sangat ketat.

Program Studi Kebidanan Menyelenggarakan Pelatihan Perseptor Mentor

Dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, Program Studi Kebidanan Universitas Malahayati bekerjasama dengan Asosiasi Pendidikan Kebidanan Indonesia (AIPKIND) menyelenggarakan kegiatan pelatihan perseptor mentor. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama empat hari yaitu pada tanggal 23–26 November 2020 dengan menggunakan metode daring. Jumlah peserta dalam pelatihan sebanyak 43 orang yang terdiri dari 18 dosen Prodi Kebidanan Universitas Malahayati dan 25 orang bidan praktik mandiri se provinsi Lampung. Berikut dokumentasi kegiatan pelatihan perseptor mentor Prodi Kebidanan Universitas Malahayati:


Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan maupun kompetensi baik calon perseptor maupun mentor dalam memahami konsep dasar peran CI ditatanan klinik, peran dalam setiap tahap pembelajaran klinik, memahami peran, fungsi dan tugas – tugas sebagai pembimbing praktik klinik kebidanan, mampu me;aksanakan evaluasi terhadap peserta didik, menjadi role model bagi mahasiswa sebagai bidan profesional di lingkungan kerjanya serta mampu membimbing mahasiswa dalam melakukan pendokumentasian (SOAP) pada saat praktik klinik.
Dengan terselenggarakannya kegiatan pelatihan ini, harapannya baik dosen maupun bidan praktik mandiri dapat memiliki standar dan kompetensi yang baik dalam pembelajaran praktik klinik sehingga akan mencapai tujuan pembelajarn dan hasil yang efektif.